Saat pertama
kali mendengar kata UISI (Universitas Internasional Semen Indonesia) banyak
sekali pertanyaan yang terlintas
dipikiran, universitas baru? Dimana?. Bahkan
saat akan mendaftar untuk menjadi mahasiswa baru pun, saya masih diliputi rasa
bimbang. Karena UISI dapat dikatakan
merupakan universitas baru yang belum memiliki akreditasi. Banyak sekali hal-hal yang sempat membuat
saya ragu untuk menjadi mahasiswa di UISI. Namun setelah melihat beberapa artikel tentang
STIMSI, nama yang sebelumnya dipakai sebelum menggunakan nama UISI. Beberapa hal membuat saya yakin karena UISI
merupakan suatu corporate university
yang dikelola oleh salah satu perusahaan BUMN yaitu PT. Semen Indonesia
(Persero) Tbk.
Sebagai universitas yang terbilang
baru, tentunya banyak sekali hal-hal yang harus diperbaiki, seperti sarana dan
prasarana. Hal ini dapat dimaklumi,
tetapi bukan berarti kekurangan ini dibiarkan saja. Contoh sarana dan prasarana yang menurut
pendapat saya harus segera dibenahi adalah lahan parkir. Mengapa lahan parkir? Lahan parkir yang
tersedia saat ini dapat dikatakan cukup memprihatinkan, karena apabila turun
hujan maka kendaraan bermotor yang terpakir dan helm akan basah.
Karena merupakan unversitas baru,
tidak heran masih banyak orang di luar sana yang belum mengetahui tentang
UISI. Bahkan apabila saya ditanya,
kuliah dimana? Saat saya menjawab UISI, kebanyakan orang justru kaget dan
berkata “memangnya ada ya?”. Hal ini
membuat saya memiliki keinginan untuk memajukan Universitas Internasional Semen
Indonesia, supaya lebih diketahui oleh masyarakat luas. Harapan saya
tentang UISI 5 tahun kedepan adalah semoga UISI menjadi salah satu
universitas terbaik yang ada di dalam negeri maupun internasional. Serta memiliki lebih banyak lagi mahasiswa
dari seluruh nusantara bahkan dunia. Dan
yang paling penting adalah semoga UISI
telah memiliki akreditasi dari BAN-PT.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar