Minggu, 04 Oktober 2015

CHAMPS Pertemuan ke-4 (Pengabdian Masyarakat)

            Pada hari Sabtu, tanggal 3 Oktober 2015 kemarin CHAMPS dilaksanakan kembali.  Ini adalah pertemuan ke-4.  CHAMPS kemarin, berbeda dengan CHAMPS yang sebelumnya karena berlangsung di Alun-Alun Gresik.  Tema CHAMPS kemarin adalah pengabdian masyarakat.  Atribut yang digunakan pada hari itu adalah kaos IO warna merah dan training panjang warna hitam.  Penugasan yang harus dibawa kemarin adalah membawa snack sepatu kering, aqua 1,5 liter, pocari sweat tanggung 500 ml dan sari roti sobek isi tanah liat.
            Kegiatan dimulai pada pukul 06.00.  Namun, saya dan kedua teman saya Ufi dan Dyah datang sekitar 05.55.  Kami berniat pergi ke Alun-Alun Gresik dengan  naik angkutan warna merah, tetapi setelah kami berjalan sampai di perempatan Hypermart tetap saja tidak ada angkutan warna merah yang lewat.  Melihat waktu sudah hamper mendekati pukul 6 pagi.  Kami pun memutuskan untuk menaiki becak, karena hanya ada satu becak dengan terpaksa kami bertiga menaikinya daripada datang terlambat.  Saya duduk dibagian tengah, diapit oleh Dyah dan Ufi.  Dapat dibayangkan betapa malunya kami bertiga saat menyusuri jalanan menuju ke Alun-Alun.  Tidak jarang banyak pengguna jalan yang melirik kami dan terlihat heran.  Setelah beberapa menit kami sampai, namun kami memutuskan untuk turun agak jauh dari Alun-Alun karena sedikit malu.
       Saat saya datang, semua kelompok sudah berbaris.  Akhirnya saya menemukan barisan kelompok saya, kelompok Bugis.  Saya bersyukur saya tidak datang terlambat.  Ada beberapa teman saya yang ada ID cardnya diambil karena datang terlambat.  Kegiatan CHAMPS dimulai dengan pembacaan yel-yel.  Dilanjutkan dengan pengecekan penugasan dan mengumpulkan sari roti dan snack sus kering.  Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan senam pagi.  Setelah selesai senam pagi, kami dibagi trash bag yang akan digunakan utuk memunguti sampah di sekitar Alun-Alun Gresik.  Kelompok Bugis mendapat area di bagian trotoar.  Saat memunguti sampah, saya sedikit kaget dengan keadaan alun-alun yang dipenuhi sampah dan bau yang tidak sedap dimana-mana.
        Setelah selesai memunguti sampah, saya dan seluruh peserta CHAMPS melaksanakan coffee break.  Kemudian dilanjutkan dengan diskusi tentang keadaan Alun-Alun Gresik.  Secara garis besar, kesimpulan dari hasil diskusi kemarin antara lain seharusnya tidak ada penjual yang berdagang di area alun-alun, karena telah disediakan tempat untuk berjualan.  Kemudian, di alun-alun Gresik ini masih sering dijumpai pengemis yang berkeliaran di area alun-alun.  Perawatan tanaman pun juga harus lebih ditingkatkan karena banyak tanaman yang tidak terurus.  Serta kurangnya fasilitas toilet umum di area alun-alun.  Diskusi ini berlangsing hingga pukul 08.25.
          Setelah diskusi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan acara games.  Banyak hal unik yang terjadi seperti saat break clap dan chicken dance.  Pembacaan penugasan untuk pertemuan selanjutnya dibacakan.  Sebelum pulang kami semua diwajibkan berkumpul degan PJK masing-masing sambil membahas tentang penugasan untuk pertemuan selanjutnya.  Tidak lupa kami kelompok Bugis melakukan foto bersama sebelum kembali ke rumah masing-masing.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar