Setelah itu saya dan
anggota kelompok lain berjalan menuju lapangan parkir. Saya dan teman saya sempat kebingungan
mencari papan nama kelompok Bugis, karena yang membawa bukan kak Wafiq dan kak
Andry, melainkan kak Eno. Ternyata kakak
pjk kami sedang berhalangan hadir. Selesai
melakukan absen, diketahui ternyata ada 4 anggota kelompok kami yang tidak
masuk. Kemudian acara selanjutnya adalah
pengecekan penugasan dan atribut,
kelompok saya benar semua kecuali ketan mumi. Kelompok saya membawa lepet padahal yang
dimaksud panitia adalah lemper. Selesai dilakukan
pengecekan, dilanjutkan pemberian materi “Communication Skill” di kelas-kelas.
Di sini kami
diinformasikan tentang bagaimana cara berkomunikasi secara efektif, maksudnya adalah
informasi yang disampaikan mudah dimengerti dan dapat dilaksanakan oleh pihak
yang diajak berkomunikasi. Komunikasi adalah
proses pertukaran informasi antara kedua belah pihak dengan perantara media. Fungsi komunikasi adalah dapat membina
kepercayaan. Mengkoordinir tindakan,
merencanakan strategi, dan melakukan pembagian pekerjaan. Beberapa hambatan dalam komunikasi adalah latar belakang, bahasa,
sikap, waktu, dan lingkungan. Tahapan komunikasi public adalah start of fire,
build a bridge, for instance, dan so what.
Setelah materi selesai,
kami diberi games oleh kakak panitia yaitu games tebak orang dan games
selingan, kami kelompok Bugis berhasil menebak 3 orang dengan benar. Kemudian acara dilanjutkan dengan debat,
kelompok kami mendapat materi tentang “Reklamasi Teluk Benoa” dan kami
mendapatkan kontra. Kami melakukan debat
dengan kelompok Sasak.
Debat pun selesai dan
dilanjutkan orasi di lapangan parkir. Karena
waktu tidak cukup, maka kelompok saya tidak dapat melakukan orasi. Kelompok saya mendapatkan tambahan poin
karena poster kami menjadi juara 2. Dan untuk
masalah lepet, kesalahan kami dianulir dan dianggap benar. Kemudian pembacaan penugasan untuk minggu
depan dan evaluasi. Setelah itu kami
diperbolehkan untuk pulang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar